Warga Lingkar Tambang Dairi Sampaikan Harapan Besar untuk PT DPM

Ibnnews.co.id, DAIRI
Senja Ramadan di Desa Tungtung Batu, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, dipenuhi suasana hangat dan penuh kebersamaan. Sekitar 200 warga dari wilayah lingkar tambang berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di rumah Ketua Almas Lintang, Sahbin Cibro, Jumat (6/3/2026). Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda berbuka puasa. Lebih dari itu, momen Ramadan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta pemerintah dalam suasana dialog yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan lima desa dan satu kelurahan di wilayah lingkar tambang, organisasi kepemudaan (OKP), forum masyarakat, Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Silima Pungga-Pungga, pengurus gereja, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah.
Turut hadir pula perwakilan pemerintah pusat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), unsur PDLUK, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi.
Dalam suasana yang akrab, warga dari berbagai latar belakang duduk bersama tanpa sekat. Hidangan sederhana tersaji di tengah pertemuan, namun percakapan yang terbangun sarat dengan harapan tentang masa depan daerah, khususnya terkait keberlanjutan aktivitas PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).
Ketua Almas Lintang, Sahbin Cibro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat lingkar tambang.
Menurutnya, Almas Lintang lahir dari semangat persatuan warga sebagai wadah untuk memperkuat dialog, baik antar masyarakat maupun dengan pemerintah.
“Di meja sederhana ini kita duduk bersama, tua dan muda, dari berbagai latar belakang. Kita semua memiliki satu niat yang sama, yaitu menjaga Dairi dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan kejelasan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT DPM.
Sahbin mengatakan, masyarakat lingkar tambang berharap proses tersebut berjalan secara transparan dan memberikan kepastian bagi keberlanjutan aktivitas perusahaan yang dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap AMDAL PT DPM dapat dipastikan secara tepat dan transparan. Kehadiran perusahaan sangat kami harapkan karena membuka peluang kerja serta mendorong kesejahteraan masyarakat lingkar tambang dan Kabupaten Dairi secara umum,” katanya.
Aspirasi yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat Romulus Tambunan. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian terkait perizinan AMDAL sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan kembali.
Menurutnya, masyarakat lingkar tambang menginginkan pembangunan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan, namun juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Imam Masjid Desa Tungtung Batu, Ustad Suhaidin Ujung, dalam pesan keagamaannya menegaskan bahwa silaturahmi seperti ini memiliki makna yang sangat penting.
Ia menyebut pertemuan tersebut bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga ruang doa dan ikhtiar bersama agar keseimbangan antara kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga.
“Silaturahmi adalah amanah. Di tempat seperti inilah pemerintah dan masyarakat bisa saling mendengar, agar alam tetap terjaga dan rezeki masyarakat dapat terus mengalir,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh imam jamaah dari Kelurahan Parongil. Setelah itu, para peserta saling berjabat tangan dalam suasana penuh keakraban.
Melalui momentum Ramadan ini, masyarakat lingkar tambang berharap semangat kebersamaan dan dialog yang terbangun dapat terus terjaga demi mendorong pembangunan Kabupaten Dairi yang berkelanjutan, menjaga kelestarian alam, sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat.(clara)

