Warga BTN Tiara Residence Kembali Keluhkan, Sudah Hampir 7 Tahun Tanpa Masjid, Janji Fasum Dimana?

Share

Ibnnews.co.id, Bulukumba – Warga BTN Tiara Residence di Jalan Kusuma Bangsa kembali menyampaikan keluhan terkait fasilitas umum (fasum) yang hingga kini masih sebatas janji dari pengembang, meskipun sudah bertahun-tahun disampaikan. (07/07/2025)

Perumahan BTN Tiara Residence yang memiliki ratusan unit rumah ini sejak lama dijanjikan akan dilengkapi dengan fasum seperti jalan yang layak, saluran drainase, dan tempat ibadah. Namun hingga saat ini, semua fasilitas tersebut belum terwujud sepenuhnya dan hanya menjadi janji.

> “Kami dari dulu hanya dijanji-janji soal fasum, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mengeluhkan kondisi lingkungan yang sering tergenang saat musim hujan akibat buruknya drainase serta tanggul yang rendah.

> “Bagaimana tidak gampang banjir kalau drainasenya saja buntu. Itupun kalau airnya mengalir, mau kemana, karena kiri kanan tersumbat,” keluh warga lainnya.

Selain persoalan drainase, ketidakadaan masjid juga menjadi keluhan utama warga. Untuk beribadah seperti salat Jumat dan salat berjamaah di bulan Ramadan, warga harus keluar perumahan untuk menuju masjid terdekat. Hal ini menyulitkan warga, terutama anak-anak dan lansia.

> “Sudah hampir tujuh tahun kami tinggal di sini, tapi masjid yang dijanjikan belum juga ada,” keluh salah satu warga.

Padahal, kewajiban pengembang dalam menyediakan fasum diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, khususnya Pasal 3, yang menyebutkan pengembang wajib menyediakan sarana, prasarana, dan utilitas umum dalam pembangunan perumahan.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memberikan teguran kepada pengembang BTN Tiara Residence agar segera memenuhi kewajibannya sesuai aturan, karena selama ini mereka merasa hak mereka sebagai penghuni belum terpenuhi secara layak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang dan instansi terkait yang dihubungi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan atas keluhan warga. (AD)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *