Si Jago Merah Mengamuk, Rumah Kayu Milik Haryati Komala Sari Ludes Terbakar

Share

 

Ibnnews.co.id, TANGGAMUS, — Rumah kayu milik Haryati Komala Sari (56), warga prasejahtera di Pekon Way Manak, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, ludes terbakar pada Jumat (21/8/2026) dini hari. Meski tidak ada korban jiwa, seluruh harta benda termasuk seragam dan peralatan sekolah anak-cucu korban hangus tak tersisa.

​Peristiwa pilu ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat warga sekitar terbangun oleh suara gemuruh disertai gemertak kayu yang terbakar. Saat warga keluar rumah, kobaran api telah membumbung tinggi melahap bangunan utama yang berbahan papan kayu tersebut. Warga bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun ganasnya si jago merah membuat usaha tersebut tak membuahkan banyak hasil. Dari seluruh isi rumah, hanya satu unit mesin cuci yang berhasil diselamatkan.

​Saat musibah berlangsung, hunian sederhana itu sedang dalam keadaan kosong. Haryati diketahui tengah berada di Jakarta, sementara empat anggota keluarga lain yang mendiami rumah tersebut yakni Dinti (anak), Dino (anak, siswa SMK Pugung), Ola (cucu, siswi SMPN Sukaraja), dan Oca (cucu, murid MI Gunung Tiga), sedang tidak berada di lokasi.

​Meski seluruh penghuni selamat dari maut, duka mendalam kini menyelimuti keluarga Haryati. Seluruh perabot rumah tangga mulai dari lemari, etalase, televisi, hingga kursi roda lenyap dilalap api. Yang paling memprihatinkan, seluruh perlengkapan dan seragam sekolah milik Dino, Ola, dan Oca ikut musnah terbakarnya bangunan.

​”Pakaian sampai seragam sekolah anak-anak itu ludes, tidak ada sehelai benang pun yang tersisa untuk dipakai sekolah,” ujar seorang warga setempat.

​Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material hingga kini masih dalam pemeriksaan pihak berwenang. Upaya konfirmasi resmi dari kepolisian dan pemerintah daerah setempat juga masih terus dilakukan.

​Kini, warga setempat berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Pemerintah Kecamatan Pugung, dan Pemerintah Pekon dapat segera mengulurkan bantuan darurat. Seragam dan alat sekolah menjadi kebutuhan yang amat mendesak agar anak-anak keluarga Haryati dapat segera kembali belajar, di samping bantuan rekonstruksi tempat tinggal yang layak bagi mereka.

Penulis: Sandy Purwanto

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *