Ibadah Minggu di HKBP Silalahi: Bupati Dairi Serukan Transformasi Pembangunan dan Penguatan Budaya Gotong Royong

Ibnnews.co.id, Silalahi – Dalam suasana ibadah yang khusyuk dan penuh hikmat, jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Silalahi menyambut kehadiran Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga dan Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Minggu (4/5/2025). Ibadah Minggu yang dipimpin oleh Pdt. Gudion Rony Siahaan, S.Th., MM., tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan iman, tetapi juga momentum reflektif atas arah pembangunan dan penguatan nilai-nilai sosial di Kabupaten Dairi.
Dalam sambutannya, Bupati Vickner Sinaga mengangkat isu efisiensi pengelolaan keuangan daerah yang menurutnya menghadapi tantangan besar, yang diibaratkannya sebagai “tsunami anggaran”. Ia menekankan pentingnya penataan serta pengalihan bantuan secara cermat agar tepat sasaran, sesuai dengan kondisi daerah, dan mampu menjawab kebutuhan prioritas masyarakat.
“Kita harus berani berpikir mandiri dan kreatif, terutama dalam pengembangan energi dan air bersih. Dengan pengalaman saya sebagai mantan Direktur Utama PLN, saya memiliki komitmen kuat untuk menciptakan sistem energi yang berkelanjutan bagi Dairi,” ujar Bupati di hadapan jemaat.
Ia menegaskan bahwa Silalahi merupakan wilayah dengan potensi besar di bidang sumber daya alam dan pariwisata. Oleh karena itu, semangat gotong royong harus terus digalakkan sebagai warisan budaya yang memiliki daya dorong dalam pembangunan sosial. “Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga kekuatan untuk memberdayakan sumber daya manusia dan mempererat tali silaturahmi antarwarga,” tambahnya.
Salah satu fokus pembangunan yang disoroti Bupati adalah pengembangan kawasan wisata Paropo yang telah masuk dalam program prioritas strategis Kabupaten Dairi. Usai ibadah, Bupati dan rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Ello Hotel, milik pengusaha lokal Simon Simaibang. Hotel tersebut menjadi salah satu unit usaha lokal yang telah memenuhi standar registrasi perizinan, dan ke depan akan dilengkapi dengan fasilitas buku bacaan di setiap kamar sebagai bentuk dukungan terhadap literasi wisata.
Dalam jamuan makan siang yang berlangsung di halaman Ello Hotel, Bupati menyampaikan pandangan strategisnya mengenai pengembangan sektor usaha, ekonomi kreatif, serta potensi wisata lokal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Kita harus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Sektor pariwisata, kuliner, dan penginapan seperti ini adalah peluang besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Vickner.
Dalam aspek ekonomi daerah, Bupati mengumumkan rencana pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha, dengan fokus awal pada dua unit potensial: PD Pasar dan PDAM. Ia meyakini kedua lembaga tersebut dapat memberi kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat. “Jangan takut berinovasi, bahkan berhutang sekalipun, selama tujuannya jelas untuk kemajuan usaha dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan rencana pengembangan industri pengolahan hasil pertanian melalui produksi makanan beku (frozen food) yang diharapkan dapat menjadi produk unggulan Kabupaten Dairi untuk pasar lokal dan nasional.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut Tahun Transformasi dengan semangat pelayanan, kolaborasi, dan kerja nyata lintas sektor. “Mari kita jadikan tahun ini sebagai titik tolak perubahan menuju Dairi yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.(clara.s)

