Bupati Dairi Lepas Pawai Takbiran dan Festival Tabuh Beduk

Share

Ibnnews.co.id.DAIRI,
Semarak malam takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Dairi berlangsung penuh khidmat, meriah, dan sarat makna kebersamaan. Pawai takbiran dan festival tabuh beduk yang dipusatkan di depan Kantor Bupati Dairi, Jumat (20/3/2026), secara resmi dilepas oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga.

Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta dari perwakilan kecamatan ini menampilkan kreativitas dalam balutan nuansa Islami melalui iring-iringan kendaraan hias, gema takbir, serta tabuhan beduk yang menggugah suasana religius. Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi, menyaksikan pawai yang menjadi simbol kemenangan dan kebersamaan.

Menariknya, kemeriahan tidak hanya datang dari umat Muslim, tetapi juga disambut antusias oleh umat Nasrani. Kehadiran lintas umat ini menjadi gambaran nyata bahwa toleransi dan kerukunan di Kabupaten Dairi terjalin kuat dalam bingkai keberagaman.

Bupati Vickner Sinaga hadir didampingi Ketua TP PKK, Rita Puspita, serta Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala bersama Staf Ahli TP PKK Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Riswan Gaja, Ketua PHBI Samsul Kudadiri, serta Sekretaris PHBI Selamat Bahagia.

Dalam sambutannya, Bupati Vickner Sinaga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat serta menegaskan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Perayaan ini bukan hanya milik satu golongan, tetapi milik kita bersama. Keberagaman adalah keindahan yang harus terus kita jaga dengan semangat saling menghormati,” ujarnya.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Panitia, Kamidun Solin, yang juga menjabat sebagai Kasi Pendis di Kemenag Dairi. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan festival kedua yang digelar pada masa kepemimpinan Bupati Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, sekaligus menjadi wadah syiar Islam dan penguatan silaturahmi lintas umat.

Kemeriahan acara turut dimeriahkan oleh penampilan grup marawis dari MIN 1 Dairi yang membawakan lantunan lagu-lagu religi, menambah nuansa spiritual yang menyentuh hati para hadirin.

Sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat juga tampak hadir, di antaranya Ketua DPRD, Dandim 0206, Kapolres Dairi, perwakilan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri, Ketua MUI, Ketua Aceh Sepakat Ustaz Maisuardi, organisasi Forkala, LKP, serta tokoh masyarakat Raja Ardin Ujung.

Festival ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai religius dapat berjalan selaras dengan semangat toleransi. Gema takbir yang berkumandang di malam itu bukan hanya menandai kemenangan umat Islam, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dalam keberagaman di Kabupaten Dairi.(Manap)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *