Penulis: Redaksi IBN News

Curi Motor Tetangga Demi Bayar Utang, Pria Tiga Anak Ditangkap Polisi Pelaku saat diinterogasi penyidik Demi melunasi utang, Dedek Ariangga, 29 tahun, warga Jalan Trunojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, nekat mencuri sepeda motor milik tetangganya sendiri. Aksi itu kini berujung penangkapan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Timur. Pencurian terjadi di kediaman korban, Nur Ramadhani, 26 tahun, di Jalan Pasar III, Medan Perjuangan. Dedek diduga mencuri kunci kontak sepeda motor Honda Beat BK 6498 AMI milik korban secara diam-diam, lalu membawa kabur kendaraan tersebut untuk digadai. “Pelaku membawa kabur sepeda motor korban tanpa seizin pemilik, kemudian menggadaikannya,” ujar Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Butarbutar, Rabu (16/7/2025). Setelah mendapat laporan dari korban, polisi melakukan penyelidikan. Pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya pada Jumat, 11 Juli 2025, dengan disaksikan kepala dusun setempat. “Dari keterangan sejumlah saksi, kami berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya di rumah,” kata Agus. Dalam pengakuannya, Dedek menyebut ia tak beraksi sendiri. Ia meminta bantuan rekannya berinisial E untuk menggadaikan motor tersebut. Hasil gadai sebesar Rp 3,5 juta, dan ia menerima bagian Rp 2,7 juta. “Saya pakai uangnya untuk bayar utang, sisanya beli beras untuk makan anak istri,” ucap Dedek yang diketahui merupakan ayah dari tiga anak tersebut. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus dan memburu pihak lain yang turut terlibat, termasuk E yang membantu dalam proses penggadaian.

*Ulurkan Tangan Kemanusiaan, Bupati Simalungun Bantu Kursi Roda untuk Jayaman Rajagukguk* Simalungun,Ibnnews.com Suasana haru menyelimuti Pondok Persulukan Serambi Babussalam, Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumut, Senin (14/07/2025). Di tengah kesederhanaan bangunan pondok tersebut, sebuah tindakan kemanusiaan yang tulus tercipta. Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih, secara langsung menyerahkan bantuan kursi roda kepada Jayaman Rajagukguk, seorang penyandang disabilitas warga Huta Tengkolan, Nagori Jawa Tongah 2. Dimana, sejak kecil, Jayaman mengalami cacat fisik yang membatasi gerak dan aktivitasnya. Inisiatif mulia ini berawal dari Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr H Ahmad Sabbah Rajagukguk Elrahmany, MA.  Dua hari sebelum penyerahan bantuan, beliau menyampaikan permohonan kepada Bupati Simalungun untuk memberikan kursi roda bagi Jayaman. Permohonan itu mendapat respon cepat dan positif dari Bupati Simalungun dan langsung diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata ini.  Penyerahan berlangsung di Pondok Persulukan Serambi Babussalam, yang menjadi saksi bisu atas kebaikan hati pemimpin daerah tersebut. Bupati Simalungun, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Simalungun, Osnidar Marpaung, tampak ramah dan penuh empati saat menyerahkan kursi roda kepada Jayaman. Ekspresi wajah Bupati mencerminkan kepedulian yang tulus terhadap warganya yang membutuhkan.  Dalam sambutannya, Bupati berharap bantuan ini dapat meringankan beban Jayaman dan memberinya kesempatan untuk lebih mudah bergerak serta beraktivitas. Air mata haru membasahi pipi Sarmariah br Sirait, ibunda Jayaman, saat menerima bantuan tersebut.  Ungkapan syukur dan rasa terima kasih yang tak terhingga terucap dari bibirnya, sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian Bupati Simalungun terhadap kondisi anaknya.  Sarmariah menyebutkan, kehadiran kursi roda buat anaknya tersebut bukan sekadar benda mati, melainkan simbol harapan baru bagi Jayaman dan keluarganya. Suasana penuh makna ini turut dihadiri oleh Camat Hatonduhan, Riyan Pakpahan, Pangulu Jawa Tongah, Frandy Rajagukguk, sejumlah pejabat penting lainnya dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka semakin memperkuat pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan dalam acara tersebut.  Acara penyerahan bantuan kursi roda ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap warganya, khususnya penyandang disabilitas, bukan hanya sebatas janji, melainkan tindakan nyata yang mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.  Tindakan Bupati Simalungun ini patut diapresiasi sebagai contoh kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.(J STP)