Warga Pertanyakan Realisasi Pengadaan Lampu Jalan Nagori Sigodang Barat Dana Desa 2024.

Warga Pertanyakan Realisasi Pengadaan Lampu Jalan Nagori Sigodang Barat Dana Desa 2024.
Share

Ibnnews.co.id, *Simalungun. *- Warga Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun tengah mempertanyakan realisasi pengadaan lampu jalan yang dibiayai melalui Dana Desa tahun 2024 sebesar Rp. 34. 542.000,-. Keberadaan lampu penerangan jalan ini semestinya memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dengan menerangi kawasan sekitar saat malam hari. Namun, sejumlah warga melaporkan bahwa mereka tidak melihat adanya aktivitas pemasangan lampu jalan sesuai yang tertera di Papan Publikasi.

Saat dikonfirmasi oleh pihak media, seorang perangkat Nagori, yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan bahwa proyek pengadaan lampu jalan sudah direalisasikan di beberapa dusun seperti Sigodang, Kampung Tempel, dan Bah Bulawan. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ini seharusnya sudah rampung.

Namun demikian, pernyataan tersebut tampaknya tidak selaras dengan kenyataan di lapangan. Seorang warga Dusun Sigodang bermarga Saragih menyampaikan bahwa dia tidak mengetahui lokasi pemasangan lampu jalan tersebut. “Saya tidak pernah melihat ada pemasangan lampu jalan di sekitar sini. Kami juga tidak diberitahu lokasi pasti pemasangannya,” ujar Saragih dengan rasa heran.

Hal serupa juga diungkapkan oleh seorang warga Dusun Bah Bulawan, yang kebetulan juga bermarga Saragih. Beliau menambahkan bahwa hingga saat ini, tidak ada informasi jelas mengenai siapa yang memasang dan di mana lampu jalan itu dipasang. “Kami berharap ada transparansi dari pihak pemerintah desa mengenai keberadaan lampu jalan ini,” tuturnya.

Tapi anehnya, saat rekan media lain mengkonfirmasi pangulu Sigodang Barat, Sabran Purba, Selasa (04/02/2025) melalui pesan WhatsApp, pangulu menjelaskan bahwa kegiatan Pemasangan lampu jalan nagori belum terealisasi.

Kondisi ini memicu pertanyaan di kalangan warga terkait perbedaan jawaban perangkat desa dengan pangulu Sigodang Barat. Selain itu masyarakat juga mempertanyakan keterlambatan realisasi kegiatan Dana Desa 2024 yang mana sudah tahun 2025 belum terealisasi. Transparansi dan komunikasi yang baik antara kepala desa, perangkat desa dan warganya merupakan elemen penting dalam realisasi program pembangunan di tingkat lokal. Masyarakat berharap agar pihak terkait dapat secepatnya merealisasikan kegiatan pemasangan lampu jalan tersebut guna menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana desa.

Sebelum situasi ini menimbulkan keresahan yang lebih luas, adalah bijaksana jika aparatur desa bersama-sama dengan masyarakat. Pada akhirnya, tujuan utama pengadaan lampu jalan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan warga dapat benar-benar terwujud. (JT)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *