Warga BTN Tiara Residence Kembali Keluhkan Janji Pengembang Soal Tanggul dan Fasilitas yang Tak Kunjung Dipenuhi

Share

Ibnnews.co.id, Bulukumba – Warga Perumahan BTN Tiara Residence yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile, Kabupaten Bulukumba, kembali menyuarakan kekecewaannya terhadap pengembang perumahan. Pasalnya, janji pengembang untuk meningkatkan keamanan kawasan, khususnya terkait penambahan tinggi tanggul, hingga kini belum juga direalisasikan. 27/06/2025

Sebelumnya, pihak pengembang pernah berjanji akan menambah tinggi tanggul sekitar perumahan hingga satu meter. Janji tersebut muncul sebagai respons atas kekhawatiran warga, terutama orang tua, karena keberadaan tanggul yang dinilai membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar area tersebut.

Terlebih lagi, saat memasuki musim hujan, pembatas tanggul kerap tidak terlihat akibat meluapnya air, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan atau bahkan memakan korban jiwa.

Selain persoalan tanggul, warga juga mengeluhkan kondisi drainase yang kerap tersumbat sehingga menyebabkan genangan air di sejumlah titik.

Tak hanya itu, kondisi jalan di dalam perumahan juga memperparah situasi. Menurut penuturan warga, terdapat sekitar delapan lorong di kawasan BTN Tiara Residence yang mengalami kerusakan parah dan tidak layak dilalui.

“Perumahan ini kan subsidi, artinya seharusnya tanggung jawab pengembang lebih serius. Tapi sampai sekarang jalan rusak, tanggul tidak aman, dan drainase buruk. Tidak ada solusi yang jelas,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Warga berharap agar pihak pengembang segera menepati janji dan memperbaiki fasilitas yang menjadi keluhan bersama demi kenyamanan dan keselamatan seluruh penghuni perumahan.

“Kami hanya ingin hak kami sebagai warga dipenuhi. Jangan hanya janji-janji tanpa bukti,” pungkas warga tersebut.

Hingga berita tersebit, belum ada tanggapan dari pihak pengembang terkait keluhan tersebut.(Tim)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *