Perlu di pertanyakan “Dana BOS SMP Neg 1 Tigalingga Diduga Tidak Tepat Guna

Share

Ibnnews.co.id Dairi_ Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP neg 1 Tigalingga diduga tidak tepat guna . pemerintah memberikan Dana Bos mulai dari sekolah tingkat Dasar sampai menengah adalah untuk menjamin kelancaran kegiatan belajar mengajar, mulai dari kebutuhan alat tulis, biaya listrik dan air, hingga pemeliharaan gedung agar siswa dapat belajar dengan nyaman. Namun, kondisi yang terlihat di SMP Negeri 1 Tigalingga justru memicu pertanyaan besar.

Senin, (12 Oktober 2026) siang, pantauan awak media di lokasi menunjukkan kondisi sekolah yang berada tepat di pusat kota Tigalingga ini terlihat memprihatinkan. Bangunan terkesan kumuh dan jorok, jauh dari standar layak sebagai sekolah negeri.

Fakta di lapangan memperlihatkan, lantai rusak dan keramik pecah, meja belajar berlubang, pintu ruangan bolong, papan tulis yang seharusnya putih kini menghitam, dinding kotor dan cat terkelupas, atap asbes berlubang dan bocor, serta banyak jendela yang tidak berkaca. Kondisi ini memunculkan satu pertanyaan mendasar, Ke mana anggaran pemeliharaan dari dana BOS selama ini disalurkan?

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMPN 1 Tigalingga, Rusmala Turnip, menyebut dirinya baru menjabat sekitar enam bulan. Dengan jumlah siswa lebih dari 800 orang lebih siswa dan 27 ruang kelas, ia mengaku perbaikan kerusakan baru akan dilakukan menunggu pencairan realisasi dana BOS. Namun ketika ditanya mengenai besaran anggaran pemeliharaan yang diterima tahun 2026, ia enggan memberikan penjelasan apa pun kepada media.

Sudah enam bulan berlalu, namun belum terlihat langkah nyata untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan layak. Kondisi kumuh ini tentu berdampak langsung pada kenyamanan dan semangat belajar para siswa.

Oleh karena itu, tim media meminta Bupati Dairi, Vickner Sinaga, untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah.dan juga insfektorat atau BPK untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap penggunaan dan BOS SMP neg 1 Tigalingga.(Manap)

 

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *