IMM Bulukumba Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Rokok Ilegal dan Narkoba Jadi Sorotan

IMM Bulukumba Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Rokok Ilegal dan Narkoba Jadi Sorotan
Share

Ibnnews.co.id, Bulukumba – Puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bulukumba menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Bulukumba pada siang hari sekitar pukul 13.00 WITA. Aksi ini berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat. 14/02/2025

Dalam aksi tersebut, IMM Bulukumba menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Bulukumba yang dinilai kebal hukum. Mereka menduga Bulukumba telah menjadi saran peredaran rokok ilegal dan mendesak Polres Bulukumba untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas peredarannya.

Selain itu, IMM Bulukumba juga menyoroti kondisi peredaran narkoba di wilayah tersebut. Mereka menyampaikan bahwa Kabupaten Bulukumba masuk dalam kategori “garis merah,” yang menandakan kondisi darurat terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Para pengunjuk rasa menuntut Polres Bulukumba agar lebih aktif dalam melakukan razia, termasuk di Lapas Bulukumba, yang diduga menjadi tempat peredaran barang haram tersebut.

“Kami melihat ada pola berulang di mana mantan napi narkoba yang baru keluar dari Lapas Bulukumba kerap kembali ditangkap dengan kasus yang sama. Ini menandakan adanya kecanduan yang belum teratasi dan dugaan bisnis peredaran barang haram di dalam lapas,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Dalam aksi tersebut, IMM Bulukumba mengaku kecewa karena Kapolres Bulukumba, Kanit Tipiter, dan Kasat Reskrim tidak berada di tempat dengan alasan sedang berada di Jakarta. Hal tersebut di sampaikan oleh Kaur Bin Ops(KBO) Sat Reskrim Polres Bulukumba.

Adapun tanggapan dari Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Bulukumba yang menemui massa aksi di lapangan “Kami berterima kasih atas perhatian teman-teman IMM terhadap masalah ini. Jika ada temuan di lapangan masalah peredaran narkoba silakan langsung laporkan kepada kami, Kalau masalah Rokok ilegal silahkan sampaikan langsung sama Pak Kanit Tipiter karna kebetulan Pak Kanit lagi di Jakarta” ungkapnya.

Setelah mereka di temui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Bulukumba IMM kembali melakukan orasi sebagai bentuk kekesalan nya karna mereka tidak sempat ketemu dengan Kapolres Bulukumba.

Selain itu mereka membawa selembaran kertas sebagai bentuk perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) yang ditujukan kepada Kapolres Bulukumba. Namun, tidak ada pihak kepolisian yang ada di tempat bersedia menandatangani perjanjian tersebut dengan alasan Kapolres tidak berada di tempat.

Dalam aksinya, IMM Bulukumba mengajukan tiga tuntutan utama:

1. Mendesak Polres Bulukumba untuk menindaklanjuti peredaran rokok yang diduga ilegal di Kabupaten Bulukumba.

2. Meminta langkah hukum yang tegas bagi oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal.

3. Mendesak Polres Bulukumba untuk menyisir setiap kecamatan dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bulukumba.

Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Bulukumba terkait tuntutan yang disampaikan oleh IMM Bulukumba. Para pengunjuk rasa berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari aparat kepolisian.(A)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *