Aktivis Asatu Soroti Dugaan Bulukumba Jadi Sarang Peredaran Rokok Ilegal, Desak Satpol-PP Bertindak Tegas
Ibnnews.co.id, Bulukumba – Aktivis Asatu menyoroti dugaan maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Bulukumba yang dinilai merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fenomena ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap perekonomian daerah dan upaya pemerintah dalam menjaga regulasi peredaran barang konsumsi. 04/02/2025
Aktivis Asatu M. Rijal , menyatakan bahwa peredaran rokok ilegal yang semakin masif berpotensi mengurangi penerimaan daerah dari sektor pajak dan cukai. “Peredaran rokok ilegal ini bukan hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga memukul penerimaan PAD yang sangat penting untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
M. Rijal mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bulukumba untuk segera mengambil tindakan tegas. Mereka menilai bahwa upaya penegakan hukum perlu ditingkatkan untuk memutus rantai distribusi rokok ilegal yang diduga telah berlangsung cukup lama.
“Kami meminta Satpol-PP untuk lebih proaktif dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Bea Cukai dan kepolisian, guna memberantas peredaran rokok ilegal ini. Jangan sampai pelanggaran ini terus dibiarkan hingga merusak ekonomi daerah,” tegasnya.
Selain itu, Dampak pada Pemasukan Pemda karna Rokok ilegal merugikan pemerintah dari segi penerimaan pajak, karena tidak ada penerimaan cukai dari penjualan rokok ilegal sedangkan Dampak pada Kesehatan Masyarakat Rokok ilegal mengancam kesehatan masyarakat karena kandungan yang tidak terjamin,” peran pemerintah daerah dalam pengawasan peredaran rokok ilegal sangat penting”. tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol-PP Kabupaten Bulukumba belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari aktivis Asatu. M. Rijal berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi permasalahan ini demi menjaga stabilitas perekonomian dan kepatuhan terhadap hukum.(A)

