Bantuan Kemanusiaan AMPI Dairi Disertai Desakan Strategis: Tanah Pinem Butuh Pos Damkar Permanen

Share

Ibnnews.co.id, DAIRI
Tragedi kebakaran yang meluluhlantakkan 12 rumah warga di Desa Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, menjadi pengingat keras akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan. Di tengah kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Dairi tampil mengambil peran, tidak hanya melalui aksi kemanusiaan, tetapi juga dengan menyuarakan solusi jangka panjang.Dipimpin langsung oleh Ketua DPD AMPI Dairi, Budi Tarigan, jajaran AMPI turun ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan sembako kepada para korban. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD AMPI Fransiskus Sianturi, Bendahara AMPI Tanah Pinem Saudaranta Pinem, jajaran AMPI Gunung Sitember, Bendahara Darmendra Tarigan, serta Hendra Tarigan, anggota DPRD Kabupaten Dairi dari Partai Golkar.

Kehadiran AMPI Dairi juga mendapat dukungan dari unsur pemerintah dan aparat setempat, antara lain Kepala Desa Gunung Tua Samuel Tarigan, Kepala Desa Lau Tawar Beres Tarigan, Kepala Puskesmas Kuta Buku Rusqanto Berutu, Camat Tanah Pinem Jonathan Ginting, dan Kapolsek Tanah Pinem AKP Sumitro Manurung.

Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, mi instan, air mineral, dan garam. Paket sembako tersebut diperuntukkan bagi 12 kepala keluarga yang terdampak langsung kebakaran dan kini tengah berjuang memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

Dalam keterangannya, Budi Tarigan menegaskan bahwa musibah ini tidak boleh dipandang sebagai peristiwa insidental semata, melainkan sebagai alarm serius bagi sistem mitigasi bencana di Kecamatan Tanah Pinem.

> “Kami hadir atas dasar kemanusiaan. Duka para korban adalah duka kita bersama. Namun di sisi lain, musibah ini juga harus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujar Budi Tarigan.

 

Ia secara terbuka mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi untuk segera menempatkan pos pemadam kebakaran permanen di Kecamatan Tanah Pinem, mengingat karakter wilayah yang rawan kebakaran serta banjir musiman.

Menurutnya, lambannya akses terhadap armada pemadam kebakaran menjadi salah satu faktor yang memperbesar dampak kebakaran hingga menghanguskan belasan rumah warga.

> “Keberadaan pos Damkar di Tanah Pinem bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan mendesak. Respons cepat adalah kunci untuk menekan kerugian dan menyelamatkan aset serta keselamatan warga,” tegasnya.

 

Melalui langkah ini, AMPI Dairi di bawah kepemimpinan Budi Tarigan menegaskan perannya sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya responsif terhadap persoalan sosial, tetapi juga berani mendorong kebijakan strategis demi perlindungan masyarakat.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus memperkuat pesan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil, guna menciptakan wilayah Tanah Pinem yang lebih aman dan tangguh ke depan.(clara)

Redaksi IBN News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *