Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan Tegaskan Komitmen Percepatan Layanan Pertanahan: “Selesaikan Berkas Masyarakat dengan Tanggung Jawab dan Hati”

Ibnnews.co.id, Bogor
Dalam upaya mempercepat penyelesaian layanan pertanahan di seluruh Indonesia, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelesaian Layanan Pertanahan di Cikeas, Bogor, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 88 Kepala Kantor Pertanahan dari berbagai daerah. Tujuannya adalah memastikan percepatan penyelesaian berkas-berkas pertanahan yang masih tertunggak, terutama setelah evaluasi laporan Triwulan III yang menunjukkan perlunya peningkatan kinerja pelayanan publik di sektor agraria.
Dalam arahannya, Wamen Ossy menekankan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab moral seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dibutuhkan kepedulian Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantah dalam menyikapi tunggakan ini. Kita harus memaknainya sebagai kewajiban kita sebagai pelayan publik untuk menyelesaikan setiap berkas masyarakat,” tegas Ossy.
Menurutnya, percepatan penyelesaian layanan pertanahan bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan keadilan agraria dan kepastian hukum bagi rakyat. Ia juga menegaskan bahwa setiap pegawai harus bekerja dengan komitmen, disiplin, dan empati, karena berkas pertanahan yang tertunda berarti hak masyarakat yang tertunda pula.
Kementerian ATR/BPN terus berupaya meningkatkan sistem pelayanan pertanahan berbasis digital, memperkuat sinergi antara kantor wilayah dan kantor pertanahan, serta memastikan setiap proses berjalan transparan dan akuntabel.
Dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang profesional, Wamen Ossy berharap seluruh jajaran dapat menuntaskan tunggakan layanan sebelum akhir tahun 2025.
> “Mari kita selesaikan berkas pertanahan masyarakat dengan tanggung jawab dan hati. Ini bukan sekadar angka dalam laporan, tapi wujud nyata pengabdian kita kepada bangsa,” ujarnya menutup kegiatan.
Langkah tegas Wamen ATR/BPN ini menjadi bagian dari komitmen kementerian untuk terus mewujudkan layanan pertanahan yang cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi dan digitalisasi pelayanan publik yang diusung oleh Kementerian ATR/BPN.(cla,s)

