Dari Kelistrikan ke Kepemimpinan: Dua Mantan Pejabat PLN Kini Pimpin Daerah
Ibnnews.co.id, Magelang – Pertemuan tak terduga terjadi di Magelang, Jawa Tengah, dalam agenda retret kepala daerah. Dua sosok yang sebelumnya berkarier di PT PLN (Persero) kini menjabat sebagai kepala daerah di dua provinsi berbeda. Mereka adalah Edward Markus Lioe, mantan Deputy Manajer Humas PLN UIW NTT yang kini menjabat sebagai Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, serta Ir. Vickner Sinaga, mantan Direktur Operasional Indonesia Timur PT PLN (Persero) yang kini memimpin Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Kedua tokoh ini memiliki perjalanan karier yang menarik. Sebelum menduduki jabatan bupati, hubungan mereka di PLN adalah antara atasan dan bawahan. Kini, mereka berada dalam posisi sejajar sebagai kepala daerah, membawa pengalaman mereka dari dunia energi ke dalam kebijakan pembangunan di daerah masing-masing.
Dari Energi ke Pembangunan Daerah
Ir. Vickner Sinaga memiliki pengalaman panjang dalam sektor kelistrikan, khususnya dalam pengelolaan operasional di wilayah timur Indonesia. Selama berkarier di PLN, ia turut berperan dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kepemimpinan strategisnya membawanya menerima Satya Lancana Pembangunan dari Presiden RI pada 17 Agustus 2011. Pengalaman ini menjadi bekal berharga saat ia memimpin Kabupaten Dairi, dengan fokus pada peningkatan konektivitas, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Edward Markus Lioe, yang akrab disapa Pak Buce, memiliki keahlian dalam bidang komunikasi dan hubungan masyarakat di PLN. Keberhasilannya dalam membangun komunikasi strategis dengan berbagai pihak menjadi modal kuat dalam kepemimpinannya di Kabupaten TTS. Sebelum menjadi bupati, Edward terlebih dahulu terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi NTT periode 2024–2029 melalui Pemilu Februari 2024. Namun, dorongan kuat untuk lebih berkontribusi langsung di daerah asalnya membuatnya maju dalam Pilkada November 2024, yang akhirnya mengantarkannya ke kursi kepemimpinan di TTS.
Reuni yang Penuh Makna,
Pertemuan keduanya di Magelang bukan sekadar reuni, tetapi juga menjadi momen berbagi wawasan tentang strategi kepemimpinan daerah. Dengan latar belakang di PLN, mereka memahami pentingnya perencanaan dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.
Kisah perjalanan mereka membuktikan bahwa pengalaman profesional di dunia industri, terutama dalam sektor ketenagalistrikan, dapat menjadi fondasi kuat bagi kepemimpinan di tingkat daerah. Dengan semangat pelayanan dan inovasi, keduanya kini mengemban amanah untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat di daerah masing-masing.
Semoga kepemimpinan mereka membawa perubahan positif dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten TTS dan Kabupaten Dairi.(clara.s)

